Obat Rifampicin Isoniazid Pyrazinamid – Manfaat Dosis Dan Efek Sampingnya

Obat Rifampicin Isoniazid Pyrazinamid 150 mg, 300mg, 450 miligram dan 600mg Untuk Mengobati Apa ?  Baca Penjelasan Tentang Manfaat Interaksi Dosis Efek Sampingnya Bagi Penderita TBC, kusta, bruselosis & pneumonia legionnaires Bersama Dokterdiet.net.Net

Dosis Obat Rifampicin

Dosis Rifampicin akan ditentukan berdasarkan beberapa faktor, misalnya tingkat keparahan penyakit yang diderita oleh pasien, kondisi tubuhnya serta respon tubuh pasien terhadap Rifampicin. Di bawah ini merupkaan dosis umum Rifampicin yang diberikan oleh dokter kepada pasien untuk mengatasi berbagai penyakit.
1.  Untuk mencegah influenza haemophilus, Rifampicin dikonsumsi dengan dosis 20 mg per 1 kligram berat badan. Waktu yang efektif adalah 4 hari konsumsi.
2. Untuk menangani penyakit kusta, Rifampicin dikonsumsi sebanyak 600 mg per bulan atau dengan takaran 10 mg untuk setiap kg berat badan.
3. Untuk pengobatan penyakit bruselosis, pneumonia legionnaires, dan infeksi staphylococcus dosis Rifampicin yang dianjurkan adalah 600 mg hingga 1200 mg yang terbagi dalam 2 – 4 dosis per hari.
4. Untuk pencegahan meningitis, Rifampicin dapat dikonsumsi selama 2 hari dengan dosis 600 mg.
5. Dan yang terakhir, Rifampicin dapat digunakan untuk menangani TBC dengan dosis 8 hingga 12 mg per kilogram berat badan.

Cara yang benar dalam mengkonsumsi Rifampicin

1. Sebelum Anda mulai mengkonsumsi atau menggunakan Rifampicin sebaiknya baca aturan pakai yang tertera pada kemasan, Anda juga harus mematuhi anjuran dokter.
2. Konsumsi Rifampicin pada saat perut masih kosong, minimal 2 jam sebelum makan, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kinerja Rifampicin pada tubuh Anda.
3. Konsumsi Rifampicin pada jam yang sama setiap hari secara teratur.
4. Jika Anda menggunakan soflens dalam keseharian, sebaiknya gunakan kacamata selama Anda mengkonsumsi Rifampicin karena Rifampicin dapat membuat lensa kontak menjadi buram.
5. Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi Rifampicin sebelum menajalani penanganan medis dalam bentuk apapun.
6. Rifampicin dapat menurunkan kinerja kontrasepsi, oleh karena itu gunakan kondom saat berhubungan intim selama Anda mengkonsumsi Rifampicin.
7. Jika Anda tidak sengaja melewatkan dosis Rifampicin, sebaiknya segera konsumsi dosis tersebut saat teringat dan jangan menggandakan Rifampicin untuk menggantikan dosis yang terlewat.
8. Supaya infeksi yang Anda alami tidak kambuh kembali, sebaiknya habiskan seluruh dosis Rifampicin, jangan menghentikan konsumsi Rifampicin saat Anda merasa keadaan tubuh Anda mulai membaik.


STOP >> Jangan Sampai Ketinggalan Info Penting Seputar Obat Rifampicin Isoniazid Pyrazinamid – Manfaat Dosis Dan Efek Sampingnya Bersama Kami. Pastikan Anda Membaca Beberapa Info Rahasia Yang Kami Berikan
* Info Seputar Kesehatan * Info Soal Kecantikan

Efek samping Rifampicin

Berikut ini beberapa gejala yang biasanya terjadi setelah Anda mengkonsumsi Rifampicin.
1. Urin berwarna kemerahan
2. Menurunnya nafsu makan
3. Gangguan pencernaan seperti mual dan diare
4. Merasa lemas, dan mengantuk
5. Sakit kepala

Itulah informasi lengkap seputar Obat Rifampicin yang dikonsumsi untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Semoga bermanfaat.

 


Nah Itulah Sedikit Info Soal Obat Rifampicin Isoniazid Pyrazinamid – Manfaat Dosis Dan Efek Sampingnya, Bagi Anda Yang butuh Info Lain Jangan Lupa Baca Artikel Kami Lainya.

Info Kesehatan Lain Terkait : Obat Rifampicin Isoniazid Pyrazinamid – Manfaat Dosis Dan Efek Sampingnya